tail -f /var/log/andri
Format Tanggal dan Waktu pada Shell Script 
Saturday, June 26, 2010, 07:04 PM - Lain-Lain
Log Dari : andri
Terkadang pada sebuah sistem kita perlu membuat log / history untuk keperluan deteksi kesalahan atau sejarah dari sistem tersebut.

Nahhh, jika ingin membuat log dengan menggunakan shell script dan ingin menandai file log tersebut berdasarkan waktu, gunakan saja fungsi date pada shell script. Contohnya :

$ echo log.sistem.online---$(date +%d-%m-%Y---%T).txt

akan memberikan output :

log.sistem.online---26-06-2010---19:11:23.txt

Sekian, Semoga Bermanfaat ;-)
beri tanggapan ( 36 tampilan )   |  0 pinkbalik   |  tautan permanen   |   ( 3 / 35 )
Setting Multiple Domain / Sub Domain di CentOS 5.5 
Saturday, June 26, 2010, 05:35 PM - Web Server
Log Dari : andri
Sebuah Peladen Web (web server) bisa kita gunakan untuk meladeni lebih dari satu Ranah (Domain) atau Sub Ranah (Sub Domain), setelah dikonfigurasi di sisi Peladen Sistem Penamaan Domain (DNS) maka selanjutnya tinggal mengkonfigurasi VirtualHost dan direktif di sisi Peladen Web, dalam hal ini mengkonfigurasi httpd.conf

Oke, kali ini contohnya adalah pada server CentOS 5.5, maka tinggal sunting saja file konfigurasi httpd.conf yang terletak pada : /etc/httpd/conf/httpd.conf dan tambahkan baris berikut pada baris paling bawah file tersebut :

NameVirtualHost ip-server-web:80

<VirtualHost ip-server-web:80>
DocumentRoot "/lokasi/dokumen/web"
ServerAdmin andri@ranah.web.id
ServerName nama.ranah.web.id
<Directory "/lokasi/dokumen/web">
allow from all
Options +Indexes
</Directory>
</VirtualHost>

<VirtualHost ip-server-web:80>
DocumentRoot "/lokasi/dokumen/web"
ServerAdmin andri@ranah.web.id
ServerName namadomain.com
<Directory "/lokasi/dokumen/web">
allow from all
Options +Indexes
</Directory>
</VirtualHost>

Setelah itu, tinggal restart httpd nya, /etc/init.d/httpd restart dan vhost telah siap digunakan.

Semoga Bermanfaat ;-)
beri tanggapan ( 33 tampilan )   |  0 pinkbalik   |  tautan permanen   |   ( 3 / 35 )
NFS (Network File System) cara mudah untuk berbagi pakai 
Friday, June 25, 2010, 05:40 AM - Linux System Administration
Log Dari : andri
Yup, dengan NFS kita bisa berbagi pakai media penyimpan dengan mudah di beberapa sistem linux yang ada. Penerapan dari NFS juga bisa bermacam-macam, tergantung keperluan atau konsep yang akan diterapkan, misalnya mau dipake buat backup atau pemisahan lokasi file upload, dll.

Penggunaannya cukup mudah, tinggal install kernel nfs di sisi server dan nfs common di sisi client. Oke berikut ini step by stepnya.

Di sisi Server / Master
Install nfs-kernel-server, contohnya jika di Ubuntu / Debian :

# apt-get install nfs-kernel-server

Lalu modifikasi file /etc/exports

#nano /etc/exports

Tentukan direktori mana yang akan dishare, misalnya yang akan dishare adalah direktori : /home/andri/bagipakai/ maka isi /etc/exports dengan :

/home/andri/bagipakai ip-komputer-pemakai(rw,sync,no_subtree_check)

Selanjutnya restart daemon nfs

# /etc/init.d/nfs-kernel-server restart

Di sisi Client / Pengguna
Install nfs-common, contohnya jika di CentOS :

# yum install nfs-common

Selanjutnya tinggal mount aja direktori server / penyedia tadi :

# mount ip-komputer-penyedia:/home/andri/bagipakai

Beress, jika ingin diaktifkan setiap boot / komputer pengguna dinyalakan maka letakkan perintah tadi di /etc/rc.local atau modifikasi file /etc/fstab.

Untuk mengetahui direktori apa saja yang dibagi-pakai pada sebuah komputer, bisa melihatnya dengan perintah :

$ showmount -e ip-address-penyedia

Sekian, semoga bermanfaat ;-)
beri tanggapan ( 19 tampilan )   |  0 pinkbalik   |  tautan permanen   |   ( 3 / 10 )
Could not connect: Lost connection to MySQL server at 'reading initial communication packet', system error: 111 
Thursday, June 24, 2010, 11:35 PM - Database Server
Log Dari : andri
Yup, judul diatas itu menginformasikan kalau server MySQL yang kita akses tidak mengizinkan koneksi dari luar. Ini masalah klasik yang dialami tatkala applikasi dengan database terpisah.

Cara menanggulanginya mudah, cukup edit konfigurasi mysql (/etc/mysql/my.cnf), lalu reject (beri tanda #) 2 baris konfigurasi dibawah ini :

skip-external-locking
bind-address = 127.0.0.1

menjadi :

#skip-external-locking
#bind-address = 127.0.0.1

Restart mysql dengan :
# /etc/init.d/mysql restart

Semoga bermanfaat ;-)
1 tanggapan ( 21 tampilan )   |  0 pinkbalik   |  tautan permanen   |   ( 3 / 10 )
Disable SELinux di CentOS 5.5 
Tuesday, June 22, 2010, 08:31 PM - Linux System Administration
Log Dari : andri
SELinux atau kependekan dari Security-Enhanced Linux merupakan tambahan keamanan yang mengatur berbagai kontrol akses di sistem linux kita. Namun terkadang ada beberapa kondisi dimana kita tidak menginginkannya, seperti misalnya akses ftp menjadi unwriteable, dll.

Di CentOS 5.5 SELinux ini secara default aktif, untuk menonaktifkannya, cukup edit konfigurasi SELinux yang berada di : /etc/selinux/config menjadi seperti ini :

# This file controls the state of SELinux on the system.
# SELINUX= can take one of these three values:
# enforcing - SELinux security policy is enforced.
# permissive - SELinux prints warnings instead of enforcing.
# disabled - SELinux is fully disabled.
#SELINUX=enforcing
SELINUX=disabled

# SELINUXTYPE= type of policy in use. Possible values are:
# targeted - Only targeted network daemons are protected.
# strict - Full SELinux protection.
SELINUXTYPE=targeted

Selanjutnya simpan dan reboot CentOS 5.5 anda, mudah bukan?

Semoga Bermanfaat ;-)
beri tanggapan ( 22 tampilan )   |  0 pinkbalik   |  tautan permanen   |   ( 3 / 10 )

<Kembali | 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | Berikutnya> Terakhir>>