tail -f /var/log/andri
NFS (Network File System) cara mudah untuk berbagi pakai 
Friday, June 25, 2010, 05:40 AM - Linux System Administration
Log Dari : andri
Yup, dengan NFS kita bisa berbagi pakai media penyimpan dengan mudah di beberapa sistem linux yang ada. Penerapan dari NFS juga bisa bermacam-macam, tergantung keperluan atau konsep yang akan diterapkan, misalnya mau dipake buat backup atau pemisahan lokasi file upload, dll.

Penggunaannya cukup mudah, tinggal install kernel nfs di sisi server dan nfs common di sisi client. Oke berikut ini step by stepnya.

Di sisi Server / Master
Install nfs-kernel-server, contohnya jika di Ubuntu / Debian :

# apt-get install nfs-kernel-server

Lalu modifikasi file /etc/exports

#nano /etc/exports

Tentukan direktori mana yang akan dishare, misalnya yang akan dishare adalah direktori : /home/andri/bagipakai/ maka isi /etc/exports dengan :

/home/andri/bagipakai ip-komputer-pemakai(rw,sync,no_subtree_check)

Selanjutnya restart daemon nfs

# /etc/init.d/nfs-kernel-server restart

Di sisi Client / Pengguna
Install nfs-common, contohnya jika di CentOS :

# yum install nfs-common

Selanjutnya tinggal mount aja direktori server / penyedia tadi :

# mount ip-komputer-penyedia:/home/andri/bagipakai

Beress, jika ingin diaktifkan setiap boot / komputer pengguna dinyalakan maka letakkan perintah tadi di /etc/rc.local atau modifikasi file /etc/fstab.

Untuk mengetahui direktori apa saja yang dibagi-pakai pada sebuah komputer, bisa melihatnya dengan perintah :

$ showmount -e ip-address-penyedia

Sekian, semoga bermanfaat ;-)
beri tanggapan ( 19 tampilan )   |  0 pinkbalik   |  tautan permanen   |   ( 3 / 10 )
Disable SELinux di CentOS 5.5 
Tuesday, June 22, 2010, 08:31 PM - Linux System Administration
Log Dari : andri
SELinux atau kependekan dari Security-Enhanced Linux merupakan tambahan keamanan yang mengatur berbagai kontrol akses di sistem linux kita. Namun terkadang ada beberapa kondisi dimana kita tidak menginginkannya, seperti misalnya akses ftp menjadi unwriteable, dll.

Di CentOS 5.5 SELinux ini secara default aktif, untuk menonaktifkannya, cukup edit konfigurasi SELinux yang berada di : /etc/selinux/config menjadi seperti ini :

# This file controls the state of SELinux on the system.
# SELINUX= can take one of these three values:
# enforcing - SELinux security policy is enforced.
# permissive - SELinux prints warnings instead of enforcing.
# disabled - SELinux is fully disabled.
#SELINUX=enforcing
SELINUX=disabled

# SELINUXTYPE= type of policy in use. Possible values are:
# targeted - Only targeted network daemons are protected.
# strict - Full SELinux protection.
SELINUXTYPE=targeted

Selanjutnya simpan dan reboot CentOS 5.5 anda, mudah bukan?

Semoga Bermanfaat ;-)
beri tanggapan ( 22 tampilan )   |  0 pinkbalik   |  tautan permanen   |   ( 3 / 10 )
Berbagai Cara Untuk Mengetahui Aktifitas User Linux 
Sunday, May 30, 2010, 01:21 AM - Linux System Administration
Log Dari : andri
Ada berbagai cara yang bisa kita lakukan yang berkaitan dengan aktifitas user di sistem linux yang kita pelihara, hal ini biasanya penting untuk sistem linux yang digunakan rame-rame (multiuser).

Oke, berikut ini hal-hal yang biasa saya gunakan :

1. Begitu ssh, langsung liat last login, disitu ketauan IP mana yang terakhir kali masuk ke sistem kita :
Last login: Wed May 26 21:32:17 2010 from 125.166.xxx.xxx

2. Lihat user yang aktif dengan menggunakan w atau who
# w
01:28:49 up 3 days, 12:04, 2 users, load average: 0.00, 0.00, 0.00
USER TTY FROM LOGIN@ IDLE JCPU PCPU WHAT
andri pts/0 125.166.xxx.xxx 01:25 0.00s 0.14s 0.00s w
dki pts/1 118.98.xxx.xxx 01:26 2:35 0.10s 0.10s -bash
Baca Log Selengkapnya...
beri tanggapan ( 70 tampilan )   |  0 pinkbalik   |  tautan permanen   |   ( 3 / 10 )
Membuat Repository Ubuntu 10.04 Untuk Beberapa arch (i386, amd64, powerpc) 
Wednesday, May 12, 2010, 07:51 PM - Linux System Administration
Log Dari : andri
Saya kemaren sempet bikin mirror Ubuntu 10.04 LTS di salah satu server yang saya rawat. Nahhh, karena repository untuk satu arch (architecture) processor bisa mencapai 32 Gb maka saya berinisiatif untuk memisahkan script antara intel dengan amd64 agar ngga berbarengan jalannya.

Tapi ternyata, seperti yang saya ceritakan sebelumnya, repo yang terakhir selalu menimpa repo yang sebelumnya, haha, ternyata memang ngga boleh dijalanin lebih dari satu kali untuk target direktori yang sama, jadi harus berbarengan.

Oke, berikut cara membuat mirror repository Ubuntu 10.04 LTS yang saya ambil dan saya sederhanakan dari OpenSource TelkomSpeedy :

Asumsi

folder repo : /home/user/repo-10.4
server : dl2.foss-id.web.id atau 125.160.17.22
GNUPGHOME : /home/user/mirrorkeyring
Baca Log Selengkapnya...
3 tanggapan ( 200 tampilan )   |  0 pinkbalik   |  tautan permanen   |   ( 3 / 15 )
Mengatasi memory linux yang penuh 
Thursday, May 6, 2010, 04:19 PM - Linux System Administration
Log Dari : andri
Adakalanya, komputer / server kita mengalami penuhnya memory (RAM) pada saat menjalankan banyak proses secara bersamaan. Memory yang penuh ini akan menyebabkan kinerja komputer / server linux menjadi lamban atau bahkan pada batas tertentu bisa berhenti (hank)

Nahh, untuk mengatasinya, kita bisa menyuruh kernel untuk membersihkan cache, dentries dan inode dari memory. Caranya...?

*. Untuk membersihkan pagecache
# echo 1 > /proc/sys/vm/drop_caches

*. Untuk membersihkan inodes dan dentries
# echo 2 > /proc/sys/vm/drop_caches

*. Untuk membersihkan ketiganya (pagecache, inodes dan dentries)
# echo 3 > /proc/sys/vm/drop_caches

Untuk melakukannya secara periodik, silahkan cron salah satu perintah diatas (saya menggunakan echo 3 untuk membersihkan ketiganya) :
# crontab -e
* */2 * * * echo 3 > /proc/sys/vm/drop_caches

Contoh diatas akan mengosongkan pagecache, inodes dan dentries pada memory setiap 2 jam sekali...

Sekian, semoga bermanfaat ;-)
5 tanggapan ( 91 tampilan )   |  0 pinkbalik   |  tautan permanen   |   ( 3.1 / 36 )

| 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | Berikutnya> Terakhir>>